Archive for the ‘kesehatan’ Category

Apa yang Boleh dan Tak Boleh Dipakai ke Kantor

Maret 26, 2011

Beruntunglah jika Anda bekerja di kantor yang tak memiliki banyak aturan dalam berpakaian. Tampil modis dan trendi di tempat kerja pun jadi memungkinkan. Tapi hati-hati, ada beberapa “peraturan tak resmi” yang tetap harus kita patuhi agar tak terlihat salah kostum atau malah tak sopan.

 

SILAKAN

1. Berinvestasi dalam bentuk pakaian
Tak ada salahnya sesekali membeli barang mahal, terutama untuk fashion item klasik yang bisa Anda pakai berulang-ulang. Anggap saja Anda berinvestasi demi kemajuan karir Anda di masa depan.

2. Berbusanalah seperti bosnya bos Anda
Pepatah mengatakan, dress for the job you want, not the job you have. Berbusanalah sesuai posisi karir yang Anda inginkan. Jika Anda dianggap tampil terlalu elegan untuk posisi Anda sekarang, bukan masalah. Toh Anda memang harus bergaya seperti ini jika sudah jadi bos nanti.

3. Pakailah sepatu yang tepat
Sepatu flats maupun sepatu hak tinggi 5 – 7 cm bisa Anda pakai. Namun usahakan untuk tak memakai sepatu berhak di atas 10 cm. Anda tak mau mobilitas terganggu gara-gara sepatu ketinggian, bukan? Jangan khawatir, stilleto 12 cm di rak sepatu Anda kan masih bisa dipakai di akhir pekan atau untuk acara pesta kantor.

4. Pilihlah tas yang “profesional
Tas kantor bisa jadi indikator seberapa profesional pemiliknya. Tas berstruktur dan kaku (kotak, trapesium) adalah pilihan yang lebih baik dibandingkan tas yang “lemas”. Lebih baik lagi jika terbuat dari kulit.

5. Yang penting bersih
Berbusana yang baik tak hanya tentang pakaian saja, tapi juga rambut, rias wajah, aroma tubuh, dan kebersihan secara keseluruhan. Jauhi model rambut yang mengganggu pandangan mata. Ikat rambut Anda bila terlalu panjang. Pakailah make-up yang natural (Anda pergi ke kantor, bukan dugem). Dan yang terpenting, rawatlah kebersihan tubuh agar tak menebarkan aroma yang mengganggu rekan-rekan kerja.


JANGAN

1. Pakai baju tak sesuai ukuran
Kenali tubuh Anda. Untuk pakaian kantor, semua harus serba pas. Pakaian yang longgar akan membuat Anda terlihat seperti pemalas, sedangkan pakaian yang terlalu ketat akan membuat Anda terlihat seperti hendak melakukan pemotretan majalah pria dewasa. Hati-hati juga dengan garis pakaian dalam. Gunakan G-string saat memakai rok yang agak ketat.

2. Terlalu “dermawan”
Anda tentunya ingin terlihat seperti karyawan profesional dan bukan peserta pesta kostum bertema “sekertaris seksi”. Tentunya atasan terlalu rendah sebaiknya ditinggalkan. Sedangkan untuk rok, jika jatuhnya 5 cm di atas lutut, itu artinya rok Anda terlalu pendek untuk ke kantor.

3. Berlebihan
Percayalah, segala yang berlebihan — make-up, aksesori, parfum — tak akan membuat Anda cantik. Tinggalkan dulu anting-anting besar atau koleksi gelang yang biasa Anda pakai sekaligus sepuluh. Pilih saja satu-dua perhiasan yang klasik. Dan jangan sampai kesan pertama yang didapat klien dari Anda adalah wangi parfum yang “lebay”.

4. Pamer kekayaan
Tentu saja tak ada yang melarang Anda menenteng tas mahal rancangan desainer ternama. Tapi jika Anda datang ke kantor menggunakan mantel dengan logo brand fashion ternama terpampang besar-besar, semahal apapun mantel tersebut, Anda tetap akan terlihat norak bagaikan OKB (Orang Kaya Baru).

5. Terlalu matching
Oke, semua tahu bahwa Anda cinta warna pink. Tapi bukan berarti Anda bisa pergi ke kantor dengan gaun pink, tas pink, sepatu pink, bando pink, lalu duduk di meja kerja Anda yang dihias dengan aksesori serba pink. Ini kantor, bukan karnaval. Apalagi playgroup. Cukup pilih satu busana dengan warna menyala dan mencolok, dan seimbangkan dengan warna-warna netral.

sumber : Ang Kai Fong, Yahoo! Southeast Asia

Apa Saja Tanda Menstruasi?

Maret 26, 2011

1. Perut kembung
2. Sakit pada sendi dan otot
3. Sakit kepala dan cepat lelah
4. Berat badan bertambah karena retensi cairan
5. Payudara terasa kencang dan kadang disertai rasa gatal
6. Sering mengalami kecemasan
7. Mudah marah, suka menangis tiba-tiba, dan mudah tersinggung
8. Insomnia (sulit tidur)
9. Mengalami perubahan pada selera makan

Rata-rata siklus menstruasi perempuan yang normal adalah 21-35 hari. Namun, rata-rata seorang perempuan mengalami siklus 28. Jika kurang dari 21 atau lebih dari 35 hari maka darah yang keluar kemungkinan bukan darah menstruasi. Jadi segera periksakan ke dokter.

Jumlah darah yang keluar antara satu perempuan dengan perempuan lainnya juga berbeda. Rata-rata darah yang dikeluarkan adalah 3-5 sendok atau sekitar 30 – 80 ml darah per siklus menstruasi, dan ini bisa dibilang normal. Lama menstruasi umumnya 3-8 hari. Di luar itu, ada empat jenis siklus menstruasi yang tidak normal:

1. Metrorrhagia, atau menstruasi yang tidak teratur. Menstruasi Anda mungkin terjadi setiap 3-6 minggu sekali.
2. Oligomenorrhea, arus menstruasi yang amat ringan dan tidak sering terjadi. Pada sebagian perempuan yang mengalami kondisi ini,      menstruasi mereka mungkin hanya terjadi 2 kali setahun.
3. Polymoenorrhea, menstruasi yang terjadi lebih sering. Perempuan yang mengalami polymenorrhea mungkin akan menantikan              menstruasi mereka setiap 2-3 minggu sekali.
4. Menorrhagia, yaitu pendarahan yang hebat selama menstruasi. Tak jarang hal ini membutuhkan konsultasi dokter dan pengobatan      lebih lanjut.

Berbagai tipe siklus menstruasi ini amat dipengaruhi oleh faktor keturunan atau hormonal, pola makan, kebiasaan buruk (minum dan merokok), stres, kurang olah raga, dan kurangnya konsumsi sayuran dan buah-buahan. Nah, jika Anda mengalami salah satu dari 4 tipe siklus menstruasi di atas maka segeralah berkonsultasi ke dokter.Rata-rata siklus menstruasi perempuan yang normal adalah 21-35 hari. Namun, rata-rata seorang perempuan mengalami siklus 28. Jika kurang dari 21 atau lebih dari 35 hari maka darah yang keluar kemungkinan bukan darah menstruasi. Jadi segera periksakan ke dokter.

Jumlah darah yang keluar antara satu perempuan dengan perempuan lainnya juga berbeda. Rata-rata darah yang dikeluarkan adalah 3-5 sendok atau sekitar 30 – 80 ml darah per siklus menstruasi, dan ini bisa dibilang normal. Lama menstruasi umumnya 3-8 hari. Di luar itu, ada empat jenis siklus menstruasi yang tidak normal

Menu Makanan Untuk Hadapi Datang Bulan

Maret 26, 2011

Haid atau datang bulan seringkali menganggu aktifitas para wanita. Sakit dan nyeri yang ditimbulkan membuat para wanita tak bisa memaksimalkan kinerjanya. Namun asupan nutrisi yang seimbang dapat mengatasi hal tersebut.

Berikut beberapa menu harian khusus wanita yang bisa membuatnya merasa lebih bugar dan terbebas dari nyeri serta gangguan haid seperti dikutip dari Shine.

Masa haid (Hari 1-5). Pada periode ini, tingkat sensitivitas wanita sangat tinggi. Oleh karena itu disarankan untuk mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung magnesium dan omega tiga untuk menstabilkan emosi.

Masa penghujung haid (Hari 6-13). Masa penghujung haid dan 7 hari setelahnya adalah saat hormon wanita paling stabil. Tingkat stres yang dialami menjadi berkurang. Untuk menjaganya, makanlah bahan makanan yang mengandung vitamin dan mineral utuh seperti buah dan sayuran.

Hari 14-17. Dua minggu setelah haid, biasanya nafsu makan wanita akan bertambah. Saat ini paling tepat untuk menyantap aneka makanan lezat seperti seafood atau daging wagyu yang juga sehat.

Hari 18-23. Masa-masa ini seringkali dikenal dengan PMS atau sindrom pra menstruasi. DI masa ini hormon progesterone mencapai puncaknya. Akibatnya, para wanita sering mengalami masalah pencernaan seperti susah buang air besar dan kram perut. Makanan kaya serat paling tepat dikonsumsi di masa-masa ini.

Hari 24-28. PMS terus berlanjut. Butuh makanan berprotein untuk menyeimbangkan gula darah yang mulai tidak stabil. Ice cream atau coklat akan membuat para wanita lebih tenang dan terhindar dari nyeri PMS.

 

sumber : Ayu Kinanti