Akuntansi dan Teknologi Informasi serta Akuntan dan Perkembangan Sistem

“Teknologi informasi terdiri dari kata teknologi dan informasi. Technology (bahasa Inggris), berasal dari bahasa Yunani, yaitu “Tecne” : pembuatan benda-benda yang dapat diamati secara inderawi   untuk melayani kebutuhan/gagasan manusia. Sedangkan Information (bahasa Inggris) berasal dari ”To-Inform : memberitahu. Penjelasaan 2 teknologi yang mendasari teknologi informasi adalah teknologi computer dan teknologi komunikasi. Jadi Teknologi Informasi adalah gabungan antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi.

Komponen utama sistem teknologi informasi hardware, software, dan brainware.

Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Maka bahasa adalah teknologi. Bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain. Tetapi bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar, yaitu hanya pada saat si pengirim menyampaikan informasi melalui ucapan itu saja. Setelah ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di tangan si penerima itu akan dilupakan dan tidak bias disimpan lama. Setelah itu, penyampaian informasi berkembang melalui gambar. Dengan gambar jangkauan informasi bias lebih jauh. Gambar bias di bawa-bawa dan disampaikan kepada orang lain. Selain itu informasi yang ada akan bertahan lama. Kemudian teknologi percetakan memungkinkan pengiriman informasi lebih cepat lagi. Teknologi elektronik seperti tv, radio, computer mengakibatkan informasi menjadi lebih cepat tersebar di area yang lebih luas dan lebih lama tersimpan.

Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya. Akuntansi berasal dari kata asing “accounting” : menghitung /mempertanggungjawabkan.

Sistem informasi : susunan dari orang, aktivitas, data, jaringan dan teknologi yang terintegrasi yang berfungsi untuk mendukung dan meningkatkan operasi sehari-hari bisnis, juga menyediakan kebutuhan informasi untuk pemecahan masalah dan pengambilan keputusan oleh manajer.

Salah satu bidang akuntansi yang banyak dipengaruhi oleh perkembangan TI adalah SIA. Perkembangan teknologi informasi mempunyai dampak yang sangat besar terhadap system informasi akuntansi dalam suatu organisasi bisnis. Dampak yang nyata dirasakan pada pemrosesan data yang mengalami perubahan dari sistem manual digantikan oleh komputer. Pemanfaatan teknologi informasi oleh para pemakai makin memudahkan dalam melakukan pekerjaannya. Dengan teknologi terkomputerisasi penuh dapat melaksanakan pemutakhiran harian file transaksi, keluaran, dan file dalam bentuk format terbaca mesin, seperti pita dan disk.

Informasi akuntansi melaksanakan 5 fungsi utama, yaitu pengumpulan data, pemrosesan data, manajemen data, pengendalian data (termasuk security), dan penghasil informasi. Informasi yang dihasilkan oleh SIA adalah informasi akuntansi yang dapat berupa informasi operasi (IO), informasi akuntansi manajemen (IAM), dan informasi akuntansi keuangan (IAK).

Otomatisasi kantor dimulai di pabrik dan menyebar ke kantor dalam bentuk otomatisasi kantor (office automation) / OA, pada awalnya OA, dimaksudkan untuk membantu pekerjaan sekretaris dan administrative ( lerical),  tetapi kemampuannya untuk memudahkan komunikasi formal dan informal dengan orang-orang didalam dan diluar perusahaan menarik para manajer dan professional sebagai pemakai. Asal mula otomatisasi kantor adalah di awal tahun 1960-an, ketika IBM menciptakan istilah word processing untuk menjelaskan listriknya. Bukti yang nyata, pada tahun 1964, IBM memasarkan mesin yang disebut Magnetic Tape / Selection Typewriter ( MT / ST) yaitu mesin ketik yang dapat mengetik kata-kata yang telah direkam dalam pita magnetic secara otomatis. Selectric merupakan mesin ketik IBM yang telah menampilkan elelmen pentikan berbentuk bola yang berputar. MT / ST merupakan mesin ketik selectrik yang ditempeli unit pita magnetic.

“Otomatisasi kantor merupakan penggunaan alat elektronik untuk memudahkan komunikasi formal dan informal terutama berkaitan dengan komunikasi informasi dengan orang-orang didalam dan diluar perusahaan untuk meningkatkan perusahaan.”

Tujuan otomatisasi kantor :

1.   Pendapatan yang lebih tinggi versus penghindaran biaya

2.   Pemecahan masalah kelompok

3.   Pelengkap-bukan pengganti

4.   Penggabungan dan penerapan teknologi

5.   Memperbarui proses pelaksanaan pekerjaan di kantor

6.   Meningkatkan produktivitas dan efektivitas pekerjaan

 

Jadi dengan adanya oa / office automation cara untuk meningkatkan produktivitas sekretaris dan pegawai administrative. Dan para pekerja kantor memproses lebih banyak dokumen secara lebih cepat dan lebih baik serta meningkatkan produktivitas. Bila diterapkan sebagai alat pemecah masalah, otomatisasi kantor dapat memberikan kemampuan antara manajer untuk saling melakukan komunikasi dengan lebih baik selagi mereka memecahkan masalah. Peningkatan komunikasi ini dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik dan lebih cepat.

Contoh teknologi tanggap cepat yaitu EDI (Electronic Data Interchange) : mekanisme untuk pertukaran data-data untuk keperluan bisnis secara elektronis (pertukaran dokumen bisnis dari komputer ke komputer melalui jaringan komunikasi). Atau metode pertukaran dokumen bisnis antar aplikasi komputer – antar perusahaan/instansi secara elektronis dengan menggunakan format standar yang telah disepakati, dimana antara dua pihak yang berhubungan yang memiliki sistem dan aplikasi yang berbeda dihubungkan dengan teknologi EDI (Value added Network).

Tujuan utama dari pemakaian teknologi EDI : agar dapat mempercepat proses bisnis serta membantu para pelaku bisnis mengkomunikasikan dokumennya dengan pihak lain lebih cepat, akurat dan lebih efisien karena sifatnya yang dapat mengurangi kesalahan yang diakibatkan proses re-entry dan dapat mengurangi pemakaian kertas, komunikasi dan biaya-biaya lain sehingga diharapkan dapat menekan biaya-biaya yang tidak diperlukan dan diharapkan dapat meningkatkan laba kepada pemakainya. Apabila proses tersebut terpenuhi, otomatis proses bisnis internal perusahaan tersebut akan menjadi lebih baik, terencana dan pada akhirnya hubungan bisnis dengan pihak lain-pun akan dapat lebih baik juga.

Akuntan / auditor : orang yang  mengumpulkan dan mengevaluasi bahan bukti dan bertujuan memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan.

Hakekat perkembangan sistem  pada umumnya mencakup tiga tahap utama: analisis sistem, perancangan sistem, dan implementasi system.

Pertimbangan perilaku dalam pengembangan sistem yaitu kerja sama pemakai yang dibutuhkan untuk keberhasilan pengoperasiansistem harus diyakini pada saat perancangan sistem, bukan sesudahnya. Sebagianbesar aplikasi akuntasi bersifat rutin. Untuk memastikan kesesuaian dengan jadualproduksi, hubungan yang terus-menerus di antara pemakai dan personel sistem informasi adalah penting.

sumber : http://ejournal.unud.ac.id/abstrak/naniek%20noviari%281%29.pdf

http://33211434-Penggunaan-Teknologi-Informasi-Dalam-Sistem-Informasi-Akuntansi.pdf

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: